Penyusun: Mohammad Syazwan Bin Maamin Kandungan a. Pendahuluan b. Sistem Kupon Hari Kantin Sekolah dan Sistem Duit KertasJuli 3, 2009 pukul 900 pm Ditulis dalam Muamalah 1 Komentar Tag memakan riba, ribaSerial pertama tentang riba Di akhir zaman sekarang ini, telah nampak praktek riba tersebar di mana-mana. Dalam ruang lingkup masyarakat yang kecil hingga tataran negara, praktek ini begitu merebak baik di perbankan, lembaga perkreditan, bahkan sampai yang kecil-kecilan semacam dalam arisan warga. Entah mungkin kaum muslimin tidak mengetahui hakekat dan bentuk riba. Mungkin pula mereka tidak mengetahui bahayanya. Apalagi di akhir zaman seperti ini, orang-orang begitu tergila-gila dengan harta sehingga tidak lagi memperhatikan halal dan haram. Sungguh, benarlah sabda Nabi kita shallallahu alaihi wa sallam, لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ ، أَمِنْ حَلاَلٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ “Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau haram.” HR. Bukhari no. 2083 Oleh karena itu, sangat penting sekali materi diketengahkan agar kaum muslimin apa yang dimaksud dengan riba, apa saja bentuknya dan bagaimana dampak bahanya. Allahumma yassir wa a’in. Ya Allah, mudahkanlah kami dan tolonglah kami dalam menyelesaikan pembahasan ini. Apa yang Dimaksud dengan Riba? Secara etimologi, riba berarti tambahan al fadhl waz ziyadah. Lihat Al Mu’jam Al Wasith, 350 dan Al Misbah Al Muniir, 3/345. Juga riba dapat berarti bertambah dan tumbuh zaada wa namaa. Lihat Al Qomus Al Muhith, 3/423 Contoh penggunaan pengertian semacam ini adalah pada firman Allah Ta’ala, فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ “Maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bertambah dan tumbuh subur.” QS. Fushilat 39 dan Al Hajj 5 Sedangkan secara terminologi, para ulama berbeda-beda dalam mengungkapkannya. Di antara definisi riba yang bisa mewakili definis yang ada adalah definisi dari Muhammad Asy Syirbiniy. Riba adalah عَقْدٌ عَلَى عِوَضٍ مَخْصُوصٍ غَيْرِ مَعْلُومِ التَّمَاثُلِ فِي مِعْيَارِ الشَّرْعِ حَالَةَ الْعَقْدِ أَوْ مَعَ تَأْخِيرٍ فِي الْبَدَلَيْنِ أَوْ أَحَدِهِمَا “Suatu akad/transaksi pada barang tertentu yang ketika akad berlangsung tidak diketahui kesamaannya menurut ukuran syari’at, atau adanya penundaan penyerahan kedua barang atau salah satunya.” Mughnil Muhtaj, 6/309 Ada pula definisi lainnya seperti yang dikemukakan oleh Ibnu Qudamah, riba adalah الزِّيَادَةُ فِي أَشْيَاءَ مَخْصُوصَةٍ “Penambahan pada barang dagangan/komoditi tertentu.” Al Mughni, 7/492 Hukum Riba Seperti kita ketahui bersama dan ini bukanlah suatu hal yang asing lagi bahwa riba adalah sesuatu yang diharamkan dalam syari’at Islam. Ibnu Qudamah mengatakan, وَهُوَ مُحَرَّمٌ بِالْكِتَابِ ، وَالسُّنَّةِ ، وَالْإِجْمَاعِ “Riba itu diharamkan berdasarkan dalil Al Qur’an, As Sunnah, dan Ijma’ kesepakatan kaum muslimin.” Al Mughni, 7/492 Bahkan tidak ada satu syari’at pun yang menghalalkan riba. Al Mawardiy mengatakan, “Sampai dikatakan bahwa riba sama sekali tidak dihalalkan dalam satu syari’at pun. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala, وَأَخْذِهِمْ الرِّبَا وَقَدْ نُهُوا عَنْهُ “Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal Sesungguhnya mereka Telah dilarang daripadanya.” QS. An Nisaa’ 161.Maksudnya adalah riba ini sudah dilarang sejak dahulu pada syari’at sebelum Islam. Mughnil Muhtaj, 6/309 Di antara dalil Al Qur’an yang mengharamkan bentuk riba adalah firman Allah Ta’ala, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.” QS. Ali Imron 130 وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا “Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” QS. Al Baqarah 275 Di antara dalil haramnya riba dari As Sunnah adalah sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang menunjukkan bahwa memakan riba termasuk dosa besar. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ » . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللَّهِ ، وَالسِّحْرُ ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ، وَأَكْلُ الرِّبَا ، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ ، وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ » “Jauhilah tujuh dosa besar yang akan menjerumuskan pelakunya dalam neraka.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa-dosa tersebut?” Beliau mengatakan, “[1] Menyekutukan Allah, [2] Sihir, [3] Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan, [4] Memakan harta anak yatim, [5] memakan riba, [6] melarikan diri dari medan peperangan, [7] menuduh wanita yang menjaga kehormatannya lagi bahwa ia dituduh berzina.” HR. Bukhari no. 2766 dan Muslim no. 89 Nabi shallallahu alaihi wa sallam pun melaknat para rentenir pemakan riba, yang mencari pinjaman dari riba, bahkan setiap orang yang ikut menolong dalam mu’amalah ribawi juga ikut terlaknat. Dari Jabir bin Abdillah, beliau berkata, لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melaknat pemakan riba rentenir, orang yang menyerahkan riba nasabah, pencatat riba sekretaris dan dua orang saksinya.” Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama.”HR. Muslim no. 1598 Maksud perkataan “mereka semua itu sama”, Syaikh Shafiyurraahman Al Mubarakfury mengatakan, “Yaitu sama dalam dosa atau sama dalam beramal dengan yang haram. Walaupun mungkin bisa berbeda dosa mereka atau masing-masing dari mereka dari yang lainnya.” Minnatul Mun’im fi Syarhi Shohihil Muslim, 3/64 Dampak Riba yang Begitu Mengerikan Sungguh dalam beberapa hadits disebutkan dampak buruk dari memakan riba. Orang yang mengetahui hadits-hadits berikut ini, tentu akan merasa jijik jika harus terjun dalam lembah riba. [Pertama] Memakan Riba Lebih Buruk Dosanya dari Perbuatan Zina Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً “Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” HR. Ahmad dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih mengatakan bahwa hadits ini shahih [Kedua] Dosa Memakan Riba Seperti Dosa Seseorang yang Menzinai Ibu Kandungnya Sendiri Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, الرِبَا ثَلاَثَةٌ وَسَبْعُوْنَ بَابًا أيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرُّجُلُ أُمَّهُ وَإِنْ أَرْبَى الرِّبَا عِرْضُ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ “Riba itu ada 73 pintu dosa. Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.” HR. Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih dilihat dari jalur lainnya [Ketiga] Tersebarnya riba merupakan “pernyataan tidak langsung” dari suatu kaum bahwa mereka berhak dan layak untuk mendapatkan adzab dari Allah Ta’ala Tersebarnya riba merupakan “pernyataan tidak langsung” dari suatu kaum bahwa mereka berhak dan layak untuk mendapatkan adzab dari Allah ta’ala. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, إِذَا ظَهَرَ الزِّناَ وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ“Apabila telah marak perzinaan dan praktek ribawi di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk diadzab oleh Allah.” HR. Al Hakim. Beliau mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi -bersambung insya Allah-
لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يَبْقَى أَحَدٌ إِلَّا أَكَلَ الرِّبَا فَإِنْ لَمْ يَأْكُلْهُ أَصَابَهُ مِنْ بُخَارِهِ وَيُرْوَى مِنْ غُبَارِهِ Terjemahan “Akan datang pada manusia satu zaman yang tidak terlepas seorang pun kecuali dia akan makan riba. Jika dia tidak memakannya maka dia tetap akan terkena asapnya dalam riwayat yang lain, debunya.” Riwayat Abu Daud 3331 daripada Abu Hurairah secara marfu’. Sanadnya daif kerana salah seorang perawinya, al-Hasan al-Basri tidak mendengar daripada Abu Hurairah. Al-Munziri dalam al-Targhib wa al-Tarhib “al-Hasan daripada Abu Hurairah. Ulama berbeza pendapat mendengarnya dia daripada Abu Hurairah dan menurut jumhur dia tidak mendengarnya.” Huraian “Pada akhir zaman susah untuk manusia terlepas daripada kesan riba. Jika dia tidak memakannya, mungkin dia akan jadi saksi akad riba, penulis akad riba, menerima undangan makan atau hadiah dari pemakan riba.”
Baca: Dajjal Telah Bersiap Membebaskan Diri dari Penjaranya. 1. Orang-orang Yahudi. Sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad Shallallahu alahi wassalam yang diriwayatkan Anas bin Malik, bahwa kelak Dajjal akan diikuti oleh 70 ribu orang yahudi dari isfahan (sekarang masuk wilayah Iran_red) memakai baju tebal berjahit.– Hidup di akhir zaman akan menjumpai banyak fitnah dan kekacauan. Halal-haram sudah tidak lagi dihiraukan. Manusia akan berlomba, berjuang bahkan saling serang untuk menggapai mimpinya di dunia. Lalu, bagaimana menghadapi fitnah akhir zaman? Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Akan datang pada manusia suatu zaman di mana orang yang bersabar dalam agamanya bagaikan orang yang menggenggam bara api.” [HR. At-Tirmidzi, Al-Fitan, hadits no. 2361] Kemudian, Imam Ath-Thayyibi mengatakan, “Maksudnya, sebagaimana orang yang tidak kuasa memegang bara api untuk bersabar dalam menahan panas bara tersebut, demikianlah kondisi yang dialami oleh orang-orang yang tetap teguh terhadap agamanya di zaman itu. Mereka tidak kuasa berpegang teguh kepada agamanya karena begitu banyaknya pelaku kemaksiatan dan sarana kemaksiatan, tersebarluasnya kefasikan, serta belum lagi lemahnya keimanan.” [Tuhfah Al-Ahwadzi, jil. 8, hal. 436]. Beberapa tanda kekacauan di akhir zaman adalah merebaknya perzinaan. Kita tahu, saat ini, zina sudah bukan lagi dianggap menjadi aib untuk pelakunya, negara barat. Media membantu menyiarkan konten yang tidak pantas dan disiarkan secara luas dan terus menerus, bisa ditonton oleh semua kalangan tanpa kecuali. Berbagai hal yang dulu dianggap terlarang di masyarakat bisa berubah. Nilai benar-salah ditentukan oleh kebiasaan masyarakat. Jika biasa dan dilakukan orang banyak, yang salah bisa menjadi benar, begitupula sebaliknya, yang benar akan menjadi sesuatu yang aneh. Selain maraknya perbuatan zina, akhir zaman juga dengan merajalelanya praktik riba. Riba adalah perbuatan mengambil keuntungan dari harta yang dipinjamkan dan hal ini sangat dilarang dalam Islam. Merajalelanya praktik riba yang dilakukan oleh bank konvensional saat ini adalah salah satu tanda akhir zaman. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh akan datang suatu zaman pada manusia, seseorang tidak peduli lagi dengan status kehalalan atau keharaman harta yang ia peroleh.” HR Bukhari. Jika halal-haram sudah tidak lagi dihiraukan oleh manusia, kekacauan akan menyertainya. Manusia akan menjadi pemangsa untuk manusia lainnya untuk mewujudkan keinginan dan kepentingan. Menyipakan Diri Menjadi Pemuda Akhir Zaman Melihat berbagai kerusakan yang dilakukan manusia, menjadi tentangan tersendiri untuk menjadi pemuda bertaqwa yang hidup di masa itu. Di bawah ini merupakan tips menjadi pemuda di akhir zaman. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ”Ilmu agama ini akan dibawa oleh orang-orang terpercaya dari setiap generasi. Mereka akan meluruskan penyimpangan orang-orang yang melampaui batas, ta’wil orang-orang jahil, dan pemalsuan orang-orang bathil. Ilmu ini hanya layak disandang oleh orang-orang yang memiliki karakter dan sifat seperti itu.” [lihat Al-Jaami’ li-Akhlaqir-Raawi wa Adabis-Saami’oleh Al-Khathib Al-Ba’dadi dan dinyatakan shahih oleh syaikh Albani]. Dilansir dari laman dari hadits tersebut, berisi beberapa tips bagi pemuda di akhir zaman. Pertama, pemuda Islam harus menyadari bahwa pemuda merupakan pilar tegaknya agama Islam. Kedua, tanamankan rasa tanggung jawab. Generasi-generasi sebelumnya, telah menorehkan nama mereka dengan tinta emas dalam mengemban tanggung jawab menjaga agama Islam. Seperti lari maraton, generasi selanjutnya yang kemudian menerima tongkat estafet. Generasi saat ini harus siap dan menyiapkan diri untuk meraih tongkat estafet yang diberikan generasi sebelumnya. Generasi penerima limpahan amanah dari sebelumnya sebaiknya bersikap istisy’ar bil mas’uliyah menanamkan rasa tanggung jawab di dalam dada untuk memperjuangkan agama Islam, satu-satunya agama yang diridhoi Allah subhanahu wa ta’ala. Ketiga, tapaki jalan ilmu. Seorang pemuda Islam harus membekali diri dengan ilmu syar’i. Ilmu yang paling berberkah adalah ilmu yang bersumber dari Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah. Beliau bersabda dalam Hadits Irbadh bin Sariyah, “Sesungguhnya yang hidup setelahku sebagian di antara kalian, pasti akan melihat perselisihan yang banyak, maka wajib bagi kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah para khulafaur Rosyidin setelahku.” Keempat, berpegang teguh pada Ilmu dan ketaqwaan. Ilmu dan takwa adalah dua hal yang tidak bisa dipisah. Takwa butuh ilmu. Sementara ilmu tanpa takwa akan menyesatkan. Kelima, terus berkumpul dengan orang saleh. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengatakan bahwa agama seseorang ditentukan oleh agama temannya. Artinya, lingkungan sangat menentukan baik-buruknya seseorang. Lingkungan yang baik akan menjaga kebaikan terus ada dan meminimalisir keburukan. Jama’ah orang saleh akan menguatkan satu sama lainnya. muf/smn
Dimana" semua riba tidak ada seorangpun meminjamkan uang pada saudara muslimnya karena Allah, tetapi semua hanya karena dunia, makanya sulit sekali di akhirSemakin bertambahnya umur kehidupan ini, maka akan semakin mendekati zaman akhir. Zaman akhir merupakan zaman yang sudah mendekati hari kiamat. Hari kiamat merupakan hari berakhirnya kehidupan di dunia ini. Semua yang ada di dunia ini akan musnah, baik di bumi atau di langit, yang tersisa hanya Tuhan pencipta alam semesta ini. baca fungsi agamaAkhir zaman memiliki ciri-ciri atau tanda-tanda yang terjadi baik itu bisa berupa tanda-tanda alam, perilaku manusia yang tinggal di bumi serta hal lain yang menandakan bahwa zaman sudah akhir. Tanda-tanda tersebut seharusnya menjadi pengingat kepada kita bahwa kita sebagai makhluk yang berTuhan harusnya senantiasa melakukan hal baik serta lebih giat dalam mencari bekal untuk kehidupan selanjutnya yaitu di alam ini merupakan beberapa ciri ciri akhir zaman yaitu Kejahatan bertebaran di muka bumiSalah satu tanda akhir zaman yaitu kejahatan banyak terjadi di dunia ini sehingga seperti telah tersebar dan bertebaran di setiap belahan bumi. Mereka yang melakukan kejahatan tahu bahwa perbuatannya itu memang perbuatan yang tidak sepantasnya dilakukan, tetapi mereka tidak bisa menahan emosi, nafsu dan dirinya sendiri sehingga berbagai bentuk kejahatan banyak terjadi seperti perampokan, penculikan, pemerkosaan, serta tindakan kriminal lain. ada juga bentuk kejahatan yang tidak menyakiti fisik tetapi menyakiti hati seperti pengkhianatan, dengki, iri dan lain sebagainya. Mereka melakukan kejahatan tersebut seperti tidak akan mendapat balasan nantinya sehingga seperti enteng saja dalam akan banyak yang memutuskan tali silaturahmiOrang-orang zaman sekarang lebih banyak yang kurang sosialisasi, banyak yang lebih senang berdiam diri dirumah ketika hari libur atau pergi bertamasya dengan keluarga kecilnya daripada untuk berkunjung dengan tetangga atau saudara dan kerabat. Kalau dirumah mereka hanya menonton televisi, yang justru banyak pengaruh negatifnya dibanding pengaruh positifnya. Kurangnya bersosialisasi dengan teman, saudara sehingga sering menjadikan putusnya tali munafik akan berkuasaZaman akhir akan banyak terjadi yang menguasai segala aspek atau bidang penting justru orang munafik. Banyak aspek penting yang mereka kuasai seperti perdagangan, transportasi, komunikasi dan aspek penting lainnya. Harta dunia akan menjurumuskan para orang munafik, hati mereka hanya akan dikuasai oleh keserakahan dan perasaan yang tidak ada puasnya. Mereka para orang munafik telah mendapatkan harta dan kenikmatan dunia sehingga tidak mendapatkan kenikmatan yang berperangai buruk akan mengendalikan perdaganganPerdagangan merupakan aspek penting dalam kehidupan suatu bangsa. Perdagangan pada akhir zaman justru akan dikuasai dan dikendalikan oleh orang-orang yang tidak baik, berperangai buruk tingkah lakunya. Perdagangan akan semakin maju tetapi yang mengendalikannya orang yang tidak tepat sehingga lama-kelamaan juga akan dihias tapi hati manusia telah menjadi kotorBanyak masjid yang telah terbangun dengan sangat bagus. Banyak ornamen dan kemewahan yang menjadikan masjid semakin indah, tetapi sayangnya manusia banyak yang mempunyai hati kotor. Hal ini tidak seimbang dengan masjid dan bangunan temapat ibadah yang mereka bangun. Hati manusia kotor karena banyak dipenuhi dengan penyakit hati seperti iri, dengki, sombong dan dan lesbianisme tersebar luasZaman akhir memang sudah dekat dan ini ditandai dengan homoseksual dan lesbi banyak terjadi dengan tanpa malu dan banyak juga negara barat yang telah memberikan izin hal ini terjadi dengan legal. Mereka para negara barat yang membolehkan ini terjadi banyak yang melakukan pernikahan sesama jenis. Laki-laki menikah dengan laki-laki dan perempuan menikah dengan perempuan. Hal ini sangat dibenci dan dilaknati oleh Alllah seperti yang telah terjadi pada kaum Nabi Luth perkumpulan untuk merusak wanitaSekarang sudah banyak terjadi pembentukan perkumpulan untuk merusak para wanita dan menjatuhkan harga dirinya. Banyak dibentuk ajang seperti Miss World yang dalam kontes tersebut memarkan tubuh dan aurat wanita yang seharusnya ditutup dan dijaga. Membuka aurat bukan meingkatkan derajat wanita justru akan merendahkan derajat wanita serta kehormatan wanita akan turun dengan seturun-turunnya dihadapan Allah. Bukannya menutup aurat tetapi disini malah memamerkannya sehingga banyak orang dapat melihat dan penghinaan untuk membuat orang lain tertawaSekarang telah banyak acara baik itu di televisi atau di panggung nyata yang menayangkan lawakan dengan meledek orang atau mengkritik orang atau mengkritik suatu hal dengan dibingkai dalam acara lawak. Acara tersebut dilakukan hanya dengan tujuan agar orang-orang dapat terhibur dan tertawa. Apa hiburan seorang manusia yang beriman dengan cara seperti itu merupakan hiburan yang baik, tentunya tidak. Orang yang membuat orang lain tertawa hingga berlebihan dengan bingkaian lawak yang mengandung kritikan buruk atau membicarakan orang lain maka tempatnya nanti di neraka yang paling anak-anak yang lahir karena perzinaanAkhir zaman melakukan suatu perbuatan zina sudah seperti biasa dan legal. Banyak anak SMA dan bahkan dibawah umur melakukan zina. Anak SMA sebanyak 50% telah melakukan perzinaan. Dari perzinaan yang terlalu berlebihan maka dapat menimbulkan banyak anak lahir dari hasil zina tersebut. Anak-anak hasil perzinaan ini yang lebih kasihan karena mereka tidak salah tetapi kerap kali harus menanggung ejekan karena tingkah dari kedua orang tuanya. baca zina dalam islamBanyak wanita mengumbar auratnyaZaman sekarang wanita cantik dan seksi lebih bertitik berat pada yang memakai pakaian ketat dan memamerkan lekuk tubuhnya. Semakin ketat dan semakin terbuka pakaiannya maka semakin seksi. Mereka tanpa malu justru saling mengadu keseksiannya di depan umum. Mereka tidak sadar bahwa hal tersebut justru akan merendahkan dirinya dihadapan Allah. Bahkan banyak juga wanita yang memakai baju tertutup tetapi hanya sekedar mengikuti tren dan mode. Menutupi aurat tetapi seperti malah membentuk lekuk tubuhnya. Berpakaian tertutup tetapi ketat sama saja seperti para wanita yang mengumbar terjadi perceraianZaman sekarang banyak orang dengan mudah memutuskan untuk menikah, tetapi banyak juga yang akhirnya bercerai. Pernikahan seakan sudah bukan lagi sebuah janji suci. Pernikahan layaknya media untuk mengkhalalkan hal-hal yang tadinya haram saja. Pernikahan banyak terjadi karena sudah tidak murni niat untuk menyempurnakan agama. Perceraian sudah tidak bisa dihindari lagi karena kebanyakan faktor perilaku wanita yang diluar terjadi kematian mendadakBerita yang mengkabarkan kematian seseorang secara mendadak sekarang sudah tidak lagi menjadi hal yang mengherankan. Banyak orang mati secara mendadak dengan berbagai sebab, bisa karena penyakit yang menyerang, karena omongan orang lain atau bahkan mati mendadak tanpa sebab apapun. Inilah merupakan salah satu dari ciri-cir zaman telah mushaf diberi hiasanMushaf seperti Al-qur’an sekarang telah ada banyak versinya tidak seperti dulu yang hanya lembaran biasa dengan tinta hitam dan kertas putih. Sekarang mushaf sudah bermacam-macam sekali. Ada juga mushaf yang khusus untuk wanita yang mempunyai warna lebih kewanitaan yaitu pink dan lebih feminim. Hal ini juga termasuk ciri-ciri zaman akhir yaitu orang-orang lebih sibuk memperindah mushafnya dibanding membaca atau dibangun dengan megah-megahSekarang bangunan masjid telah megah-megah tidak seperti pada zaman dahulu. tetapi bangunan masjid yang megah tidak digunakan sebaik mungkin untuk ibadah karena hanya bangunannya saja yang megah, orang pada enggan untuk ke masjid untuk berjama’ah. Percuma saja jika banyak orang yang mngeluarkan uang untuk beramal membangun masjid tetapi setelah jadi masjidnya tidak digunakan dengan baik. Orang yang beramal akan mendapat pahala jika masjidnya digunakan setiap saat untuk jenis khamr menjadi minuman manusiaKhamr merupakan segala jenis minuman yang menjadikan efek mabuk. Sekarang telah banyak orang yang menjadikan khamr menjadi minumannya. Mereka merasa bangga dan lepas semua maslah yang ada didalam dirinya setelah mengkonsumsi jenis minuman tersebut. Padahal sebenarnya justru akan menambah masalah, baik masalah ekonomi, moral ataupun kesehatan. Meinum khamr sudah barang pasti banyak efek negatifnya dan banyak kerugiannya dibanding manfaatnya, tetapi masih banyak orang yang justru semakin senang mengkonsumsinya, hal inilah yang menjadi ciri-ciri zaman dilakukan dengan terang-teranganBanyak orang melakukan zina secara terang-terangan seperti negara ini telah melegalkan saja. Mereka hidup ada aturannya tetapi seperti tak ada aturan saja. Banyak muda-mudi yang sedang digandrung asmara tanpa malu melakukan banyak adegan mesum di depan umum. Alat komunikasi dan perkembangan zaman yang semakin canggih justru dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak baik. Muda-muda dengan tidak malu melakukan zina padahal bukan dengan pasangan halalnya karena belum menikah. Orang tua zaman sekarang justru akan bangga jika anaknya punya pacar, bukan melarangnya. Para orang tua bangga karena dengan punya pacar berati anaknya darah dianggap ringanKekerasan terjadi dimana-mana sehingga pertumpahan darah mudah saja terjadi dan sudah dianggap hal yang ringan dan wajar. Para pelajar sering melakukan tawuran hanya karena masalah sepele. emosi mereka tidak dikendalikan dengan baik sehingga akan meledak dengan semaunya saja. Kasus lain tentang pertumpahan darah juga banyak terjadi seperti pembunuhan bahkan pembunuhan saudara sendiri dan atau orang tua sendiri dengan sebab yang banyak memakan ribaPengertian Riba merupakan harta yang haram dan Allah akan memberi balasan bagi orang yang memakan riba Kemajuan zaman yang semakin modern menjadikan seseorang semakin sulit untuk menghindari riba ini, tetapi bukan berati tidak bisa. Riba banyak tersebar dimana-mana, sehingga banyak transaksi yang terjadi dengan mengandung riba. Riba yang paling mudah didapati yaitu bunga bank. baca cara menghindari ribaTerjadi gempa besar di berbagai tempatSekarang telah banyak trjadi gempa di berbagai tempat didunia ini bahkan banyak juga terjadi gempa besar. Gempa ini akan memakan banyak korban baik korban harta maupun korban nyawa. Orang-orang baik akan selamat dengan gempa ini. Sudah banyak terjadi keajaiban akibat gempa bumi ini yang menunjukkan kebesaran Allah. Bangunan hotel yang berdiri kokoh dan megah hancur akibat gempa, tetapi banguna masjid yang sering digunakan untuk tempat ibadah tetapi bangunannya sederhana tidak terjadi kerusakan sedikitpun dan bahkan utuh padahal berada di lokasi ajaran palsuAkhir zaman ini banyak sekali ajaran palsu bermunculan. Ada juga yang mengakui bahwa dirinya adalah seorang Nabi, hal ini adalah dusta dan tidak mungkin karena nabi akhir zaman sudah ditentukan oleh Allah dengan jelas, sehingga tidak akan ada lagi nabi. Ajaran palsu ini hanya akan menjerumuskan manusia agar mengingkari perintah pengetahuan meningkatZaman akhir ini memang ilmu pengetahuan semakin meningkat serta semakin berkembang, tetapi akhak manusia justru semakin rendah dan rusak. Banyak orang bisa menciptakan berbagai macam alat atau fasilitas yang akan semakin mempermudah kehidupan manusia, tetapialat ini bukan semakin membuat mereka bersyukur serta mengingat Tuhannya tetapi mereka justru semakin sombong dan kufur dengan apa yang sudah dimiliki dan dikuasainya. Hal ini sangat miris jika dibicarakan secara detail. O5f491S.